New-Unit, Spare Part,
Service, Rental
Screw Compressor, Dryer & Chiller

Spesialis Kompresor Industri & Sistem Udara Bertekanan : Kami menyediakan penjualan unit baru, spare part, dan servis kompresor Chicago Pneumatic, serta layanan servis & spare part kompresor BOGE, Atlas Copco, Sullair, Ingersoll Rand, Kaeser dan brand global lainnya. Layanan kami mencakup Kompresor Screw, Air Dryer, dan Chiller Industri yang meliputi penyediaan unit baru & aftermarket, servis preventif dan korektif, overhaul serta rental kompresor industri yang didukung teknisi berpengalaman dan jaringan layanan nasional di seluruh Indonesia.

Beli Kompresor Baru atau Pertahankan Kompresor Lama?

 ===>> Lebih Mahal Mana: Upgrade atau Pertahankan Kompresor Lama?


"Menurut Anda… lebih mahal mana: Beli kompresor baru, atau terus pakai kompresor lama yang makin boros listrik?"
Pertanyaan klasik, tapi jawabannya nggak selalu sederhana.

Banyak perusahaan berpikir :
“Ah, kompresor masih nyala kok. Kenapa harus ganti?”
Padahal yang jarang dihitung adalah biaya listrik, yang diam-diam sering lebih besar dari biaya beli unit itu sendiri.

Kompresor lama biasanya punya ‘penyakit’ :

1. Airend aus
* Udara bocor di dalam
* Tekanan susah naik, listrik boros.
2. Bearing melemah
* Putaran rotor tidak presisi.
* Kompresi kurang kuat → tekanan turun.
3. Separator mulai mampat
* Tahanan udara tinggi.
* Motor makin berat → konsumsi listrik naik.
4. Cooler kotor
* Suhu oli cepat panas.
* Efisiensi kompresi turun, tekanan tidak stabil.
5. Inlet valve tidak buka penuh
* Masukan udara kurang.
* Flow kecil walaupun kompresor load penuh.
6. Minimum pressure valve lemah
* Tekanan mudah turun.
* Kompresor sering load–unload → boros energi.
7. Motor mulai lemah
* Arus tinggi, kW naik.
* Tekanan naik lebih lambat.
8. Kebocoran pipa
* Udara terbuang.
* Kompresor kerja terus → boros listrik.

Dan kondisi di atas bikin perusahaan bayar lebih… TIAP JAM !!!
Kalau efisiensinya turun 10–20%, peningkatannya lumayan terasa di invoice listrik.

Lalu… apakah harus langsung ganti kompresor?
Tidak juga. Solusinya bertahap dan tidak harus mahal:

> Lakukan secara disiplin preventif maintenance sesuai interval
> Audit demand udara
> Cek pola kerja (load/unload vs perlu VSD)
> Turunkan pressure setpoint jika terlalu tinggi
> Perbaiki kebocoran
> Optimalkan pipa & layout


Terkadang hanya dengan perbaikan aliran dan kontrol, tagihan sudah turun tanpa beli unit baru.

Kalau semua sudah optimal dan borosnya tetap gede, barulah upgrade kompresor jadi opsi paling masuk akal.

Hmmmm...
Kapan menurut Anda waktu paling tepat untuk upgrade kompresor?
Saat konsumsi listrik naik? Sering trip? Atau saat demand produksi makin tinggi?

Solusi & Diskusi :


#ChicagoPneumatic #BOGE #AtlasCopco #Sullair #IngersollRand #Kaeser #BiGAir

hashtag

Translate

ABOUT US

ABOUT US
Spesialis Kompresor Screw, Dryer & Chiller

For More Information

Contact Us